Cara Menanam Kamboja
Tentu sudah tidak asing lagi dengan jenis pohon ini kan? Saya pernah membahasnya di artikel Kamboja terdahulu. Nah, untuk postingan kali ini saya bahas tentang cara menanam dan merawatnya serta mengenali penyakit yang sering ‘diderita’ oleh pohon eksotis ini.
Cara Menanam Kamboja
Pohon memiliki 2 bentuk daun. Yang pertama memiliki daun yang berujung lancip (Plumeria rubra/acutifolia) dan yang kedua memiliki ujung yang membulat (Plumeria obtusa). Perbedaannya tidak mempengaruhi cara penanamannya.
Ada baiknya sebelum membeli tentukan dahulu jenis mana, warna, bentuk, dan fungsi kamboja ketika nanti akan ditanam. Pastikan pohon kamboja ini memiliki root ball yang dibungkus oleh container (karung/polybag). Isi kontainer yang baik antara 100 hingga 200 liter.
Sebelum menanam buat lubang berukuran 120 x 120 cm dengan kedalaman 80 hingga 100 cm. Pastikan lubang yang telah digali tidak ada kotoran seperti beton, kerikil, dan sebagainya. Tanam kamboja beserta kontainer yang masih menempel. Ini ditujukan agar pohon kamboja bisa beradaptasi perlahan dengan media tanam dan lokasi terbaru.
Cara Perawatan Kamboja
Kamboja bukan pohon yang sulit dalam segi perawatannya. Low maintenance patut disandang oleh jenis pohon ini. Sebaiknya pohon ini ditanam dengan intensitas sinar matahari langsung. Daunnya juga tidak mudah rontok, hanya saja bunga yang sudah tua pasti akan jatuh dengan sendirinya. Dia juga membutuhkan jenis media tanam yang porus. Walaupun berjenis low maintenance, pohon ini juga memiliki masalah dengan serangan hama.
Hama Kuning
Biasanya terserang hama kuning dan putih pada bagian belakang daun. Untuk hama kuning yang menyerang bagian belakang daun, biasanya terserang hama spider mate (Tetranychus cinnacinaborinus). Bila sudah terserang bagian atas daun akan berwarna kekuningan dan akan terlihat mengkerut atau keriting.
Untuk mengatasinya, sobat bisa menyemprot cairan Dicofol dengan konsentrasi 0,5 – 1 ml/liter air. Atau bisa juga menggunakan cairan Piridaben dengan konsentrasi 0,5 ml/liter air. Untuk frekuensi penggunaannya, ikuti petunjuk yang tertera di kemasan.
Hama Putih
Hama putih yang dimaksud adalah Mealybug atau sering disebut kutu putih. Daun kamboja biasanya akan diselimuti serbuk putih pada permukaan daunnya. Cara membasminya, semprot dengan cairan Diafentiuron dengan konsentrasi 0,5 ml ditambah cairan Biosoft 0,5 ml perliter air. Selain itu Sobat juga bisa menggunakan cairan Diazinon dengan konsentrasi 1 ml/liter air.
Sedikit penjelasan tips menanam kamboja, semoga bisa memberikan pengetahuan bagi sobat semua. Dan bila memiliki tambahan untuk melengkapi artikel ini silahkan memberi tambahan maupun komentar pada kolom di bawah ini. Selamat menanam….
(Dari berbagai sumber)
Salam Sobat Lanskap
Tips Taman Lainnya



saya mempunyai rumah perkarangannya untuk tanaman ada di ruang dalam tapi yang saya sayangkan di dalam rumah tersebut untuk sinar mataharinya tdk normal karena menggunakan kaca u di atepnya yang saya tanyakan bagaimana dan jenis tanaman apa yang cocok u di tanam di dalam rumah yang berposisi ditanpa matahari dan angin supaya dapat tumbuh subur tdk menjdi kuning dan kelamaan akan mati.
[Reply]
[...] serangan hama kutu putih? Inilah yang banyak ditanyakan oleh sobat lanskap atas artikel Cara Menanam Kamboja, bagaimana cara menanggulangi serangan hama kutu putih atau dalam bahasa lain mealy bug. Berikut [...]
Kami sedang mencari minyak Atseri Kemboja yang bermutu tinggi, langsung dari penyulingan dllnya.
untuk kontak dengan kami ,kita berada di Indonesia sampai tgl 20 Februari 2010
Terima kasih,
Ibu Maya
[Reply]
saya punya pohon kamboja kesayangan tapi sayang sekarang lagi sakit parah diserang kutu daun warna putih terletak dibawah daun bagaimana dan apa dipakai obatnya terimakasih
[Reply]
mbak . kalau di belakang daun adenium ada putih2 yang menempel . itu apa ya ?
dan bagaimana cara mengatasinya ?
trimss
[Reply]