Tips Memilih Lokasi Taman Air Yang Ideal

By Aditya, 24/12/2009 10:24 am

Taman Air Halaman Depan

Memiliki sebuah taman air yang indah mungkin menjadi dambaan kita yang ingin memiliki sebuah taman. Begitupun beberapa klien dan sobat lanskap yang berkonsultasi tentang desain taman. Hampir semua menginginkan sebuah taman air yang indah, sejuk, dan mengeluarkan suara gemericik air yang dapat menangkan pikiran dari penat. Namun, bagaimana sebaiknya memilih letak atau lokasi taman air yang ideal?

Taman Air Halaman Belakang

Tentunya pertimbangan dan dengan mengenali kondisi halaman yang ada merupakan yang utama. Posisi taman air yang ideal bisa di depan, di dalam, dan di belakang rumah. Selain itu penerimaan cahaya matahari juga harus diperhatikan. Memang cahaya matahari sangat penting bagi kelangsungan pertumbuhan dari tanaman air , namun jika terlalu banyak akan menyebabkan pertumbuhan lumut dan alga yang terlalu subur. Dan akibatnya mengganggu kualitas keseimbangan hayati yang ada di dalam kolam atau taman air.

Taman Air Halaman Samping

Kemudian sirkulasi air yang baik juga harus diperhatikan. Karena selain menjaga kelembaban yang ada di dalam kolam, petumbuhan jentik nyamuk juga bisa dikurangi. Nah untuk lebih jelasnya berikut adalah beberapa tips memilih lokasi taman air yang ideal:

  • Pilihlah lokasi yang dapat dilihat dari dalam dan luar oleh semua penghuni. Kita juga dapat memilih lokasi yang tersembunyi agar dapat menjadi kejutan bagi pengunjung atau tamu yang berada di tengah taman.
  • Pilih lokasi yang tidak terlalu dinaungi oleh pohon yang rimbun. Selain memberi kesempatan penerimaan sinar matahari bagi tanaman air, juga mengurangi kuantitas pembersihan dari kolam.
  • Sesuaikan kebutuhan akan pompa untuk sirkulasi air di dalam kolam.
  • Hindari lokasi taman air, dimana di bawahnya terdapat instalasi seperti listrik, pipa, gas, dan lain sebagainya.
  • Hindari sudut tajam pada pinggiran kolam yang dapat membahayakan bagi anak dan kedalaman maksimal 75 cm
  • Untuk mengurangi air yang keruh akibat pemberian tanah, lapisi permukaan tanah dengan geotextile sebagai filter bagi tanah.

Itulah beberapa tips memilih lokasi taman air yang ideal. Jika ada penambahan silahkan berkomentar untuk memperlengkap tips yang telah saya bahas. Semoga bermanfaat. (dari berbagai sumber)

Salam Sobat Lanskap

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks

Artikel Terkait

Sobat suka dengan tulisan di desainlansekap[dot]com? Sekarang sobat bisa berlangganan via email dan RSS Feed. Dapatkan juga Bonus E-book dari Info Taman jika Sobat berlangganan artikel
  • Silahkan ketik email sobat pada kolom dibawah ini.
  • Cek inbox email sobat, dan klik konfirmasi link subscription untuk mengaktifkan aktifitas berlangganan artikel kami via email.
  • Sobat juga bisa berlangganan via RSS Feed.
  • Alamat email Sobat dijamin 100% dirahasiakan.

Terima kasih telah berkunjung dan berlangganan di desainlansekap[dot]com

72 Responses to “Tips Memilih Lokasi Taman Air Yang Ideal”

  1. fahroe says:

    kapan kapan main kerumah mas,.. ukurin tanah di rumah,. mau tak jadiin taman air smua
    fahroe´s last blog ..Macak dadi Wartawan Arsen My ComLuv Profile

    [Reply]

  2. imadewira says:

    tips ini sangat bermanfaat, tetapi taman air lebih susah perawatannya dibanding taman biasa ya?
    imadewira´s last blog ..Cara Mengecek Page Rank My ComLuv Profile

    [Reply]

  3. vtrediting says:

    Taman mungil menjadi sarana pelepas lelah apalagi kalau ada air mancurnya yang bergericik setiap hari. Di dekat taman ada pohon mangga di mana burung gereja setiap siang hari bertengger di dahannya. Butuh perawatan setiap hari karena daun kering pohon mangga yang jatuh bisa masuk kolam air mancur.

    [Reply]

  4. haris ahmad says:

    wah comen luv gak ada lagi yah?
    xixiixixii gak bisa numpang promosi postingan baru nih

    [Reply]

    Aditya Reply:

    hehehe… maaf Bang saya lupa mengaktifkannya…

    [Reply]

  5. haris ahmad says:

    apa kabar kang?

    [Reply]

  6. haris ahmad says:

    met sore kang aditya

    [Reply]

  7. d-Gadget™ says:

    thx info²nya yg berguna ini..

    [Reply]

  8. Caride™ says:

    semoga infonya bermanfaat

    [Reply]

  9. Didien® says:

    info yg sgt menarik..thx

    [Reply]

  10. Deka says:

    Menarik sekali Om, sayangnya gak bisa apa-apa selagi berada di tempat yang menumpang ini alias kost-kostan. heheheh…

    [Reply]

  11. Tips yang menarik sobat. Saya punya taman air dirumah. Tapi masalahnya ikannya sering mati. Padahal sudah pake pompa untuk sirkulasi air dan airnya saya ganti secara rutin. Bisa kasi tips ga biar ikannya ga cepet mati? Makasi. Salam kenal.

    [Reply]

  12. Cahya says:

    Hmm…, seperti mendesain taman di game The Sims 3 di komputer tetangga :)

    [Reply]

  13. Dangstars says:

    Tidak lupa saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2010
    Semoga di tahun kedepan semakin sukses :D :D

    [Reply]

    Aditya Reply:

    Terima kasih… Sama-sama… sukses juga buat Mas… :D

    [Reply]

  14. Dangstars says:

    Saya punya taman air ini tapi ukurannya kecil 120×100 cm :P
    Masalahnya kalo hujan airnya meluap dan ikannya habis deh..
    Ada solusinya Juragan .. ?

    [Reply]

    Aditya Reply:

    Mungkin ketinggian tanah di sekeliling kolam atau taman airnya ya… :D

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Panorama Theme by Themocracy